Kursus tenaga pengasuh bayi/anak dan pendamping orang sakit/lansia di Mutiara Kasih dimulai pada tanggal 5 November 2018 dengan peserta berjumlah 9 orang yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Pelatihan angkatan 75 ini diadakan secara mandiri tanpa bantuan dari Pemerintah. Pembukaan kursus dihadiri oleh seluruh staf lembaga.

Kursus di Mutiara Kasih sendiri dilaksanakan selama kurang lebih 2 bulan, dengan pemberian materi teori 20 % dan praktek 80 %. Salah satu materi yang diberikan tentang pendamping orang sakit/lansia, yaitu praktek memberi makan oma dengan posisi duduk.

Selain praktek didalam kelas, para peserta juga melakukan praktek diluar kelas yaitu di Rumah Bersalin, Taman Penitipan Anak, dan Panti Werdha. Setelah proses pembelajaran teori dan praktek selesai, peserta pelatihan wajib mengikuti Uji Komptensi Pengasuh Bayi/Anak dan Pekarya Kesehatan (Care giver). Uji Kompetensi ini dapat berlangsung atas kerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Kompetensi yang disahkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Peserta pelatihan angkatan 75 pelaksanaan uji kompetensi pengasuh bayi anak dilakukan pada tanggal 12 Desember 2018, sedangkanĀ  uji kompetensi pekarya kesehatan (care giver) tanggal 17 Desember 2018.

Khusus pelaksanaan Uji Kompetensi Pekarya Kesehatan , Tempat Uji Kompetensi Mutiara Kasih menerima peserta ujian dari lembaga pelatihan lain. Pada pelaksanaan Uji Kompetensi tersebut hadir juga pendamping dari Lembaga Insan Medika Pondok Pinang, untuk mendampingi peserta didik yang akan mengikuti ujian.

Pelatihan angkatan 75 selesai dan ditutup pada tanggal 18 Desember 2018, yang dihadiri oleh Bapak Yudan Gaing SKM perwakilan dari Badan Pendiri Mutiara Kasih serta staf dan pengajar Mutiara Kasih. Penyerahan sertifikat lembaga secara simbolis diberikan kepada 2 peserta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *