Pembukaan Angkatan 80 A

Pada tanggal 2 September 2019 telah dilaksanakan kegiatan pembukaan angkatan pararel berikutnya yakni Angkatan 80 A yang berasal dari daerah Maumere, Manggarai, Sumba dan Nias.

Penyerahan secara simbolis name tag dan paket buku pelajaran dilakukan oleh Ibu Agustin selaku pimpinan Mutiara Kasih dan Ibu Fat selaku Penanggungjawab Asrama.

Penutupan Angkatan 79 B

Penutupan angkatan 79 B berakhir di tanggal 23 September 2019 setelah mengikuti pelatihan kurang lebih dua bulan mereka siap untuk ditempatkan bekerja.

Penutupan dihadiri oleh Bapak Yudan Gaing selaku perwakilan dari pengurus YPKC (Carolus) dan para pengajar serta staff dari Mutiara Kasih. Penyerahan Sertifikat secara simbolis oleh Ibu Herlina selaku perwakilan dari pengajar dan Bapak Yudan kepada anak-anak peserta pelatihan.

Foto bersama dengan para pengajar dan staff Mutiara Kasih dengan peserta pelatihan angkatan 79 B yang telah menyelesaikan pelatihan dan siap untuk melayani sesama dengan kasih.

 

 

Pelatihan Angkatan 79 B

Praktek langsung untuk peserta didik salah satunya dilakukan di Panti Werdha di daerah Rempoa dan Bekasi. Mereka membantu oma dan opa yang dirawat di sana, seperti memeriksa tekanan darah, denyut nadi, memotong kuku oma, menyuapi, melakukan gerakan peregangan otot dan sebagainya.

 

 

 

Pembukaan Angkatan 79 B

Pembukaan kelas pararel angkatan 79 B dilaksanakan tanggal 1 Agustus 2019 dengan jumlah peserta sebanyak 16 orang. Pada kesempatan pembukaan kali ini dihadiri oleh Suster Fransiska OSA dari Sandai – Kalimantan Barat yang sekaligus mengantar empat orang peserta dari Sandai untuk ikut pelatihan.

Penutupan Angkatan 79 A

Setelah kurang lebih 2 bulan peserta mengikuti pelatihan, praktek, dan ujian sampai pada akhirnya mereka dinyatakan selesai dan siap untuk bekerja, penutupan Angkatan 79 A dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2019. Penyerahan secara simbolis Sertifikat kelulusan dari Mutiara Kasih oleh Bapak Yudan Gaing selaku pengurus dari YPKC Carolus kepada peserta didik yang telah berhasil menyelesaikan pelatihan.

 

Pelatihan Angkatan 79 A

Para peserta pelatihan mendapatkan pelajaran Teori 20% dan Praktek 80% mereka diajarkan secara langsung bagaimana membuat bubur tim saring untuk bayi yang diberikan saat umur 6 bulan yaitu Makanan Pendamping Asi (MPASI) juga diajarkan langkah-langkah bagaimana cara memandikan bayi.

Praktek langsung juga dilakukan oleh peserta didik Mutiara Kasih di Tempat Penitipan Anak di Pasar Rebo dan Kementrian Sosial di Salemba Raya.

 

 

Pembukaan Pelatihan Angkatan 79 A

Pada tanggal 1 Juli 2019 Mutiara Kasih membuka kelas pararel untuk Angkatan 79 A yang berjumlah 22 peserta. Dihadiri oleh Kepala Sekolah SMK Kesehatan Bakti Sumba yaitu Bapak Piet yang mengantar langsung enam anak dari Sumba dan dihadiri juga oleh perwakilan pengurus dari YPKC yaitu Bapak Yudan Gaing.

Penyerahan secara simbolis pemberian name tag dan buku bahan pengajaran selama kurang lebih 2 tahun untuk para peserta pelatihan Mutiara Kasih.

 

Penutupan Angkatan 78 B

Penutupan Angkatan 78 B dihadiri oleh Bapak Yudan Gaing selaku perwakilan dari pengurus YPKC Carolus dan Suster Margaretha Ada SSpS yang sedang berada di Jakarta menyempatkan datang ke Mutiara Kasih sekaligus menghadiri acara penutupan. Penyerahan Sertifikat secara simbolis kepada dua orang peserta didik oleh Bapak Yudan dan Sr. Margaretha yang nantinya sertifikat ini menjadi bukti bahwa peserta didik telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan di Mutiara Kasih selama kurang lebih dua bulan.

Pelatihan Angkatan 78 B

Peserta didik di Mutiara Kasih tidak hanya mendapatkan pelajaran teori maupun praktek untuk mengasuh bayi dan merawat lansia saja, tetapi mereka juga mendapatkan pelajaran dari Suster mengenai kesetaraan gender. Bagaimana cara mereka harus bersikap dan menempatkan diri mereka di kehidupan bermasyarakat pada saat bekerja nanti.

Pembukaan Pelatihan Angkatan 78 B

Pembukaan kelas pararel angkatan 78 B dilaksanakan pada tanggal 3 Juni 2019 yang dihadiri oleh Ibu Melly selaku pengurus dari YPMK Perdhaki. Angkatan 78 B berjumlah 23 orang, mereka ada yang berasal dari daerah Maumere, Lembata, Ruteng, Sumba Tengah dan Tambolaka. Penyerahan buku pelajaran dan name tag secara simbolis diserahkan oleh Ibu Melly kepada salah satu anak peserta didik.

Mereka semua akan dididik, dilatih dan diberikan pembekalan baik itu untuk pelajaran teori & praktek maupun nilai-nilai pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari. Agar kelak nantinya mereka siap untuk menghadapi dunia kerja dengan hati yang tulus dan mau melayani sesamanya.